Mengenal Gen Penuaan pada Manusia

Halo Serupedians

Mengapa orang-orang tertentu tampak cepat tua? Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa penuaan ternyata dipengaruhi oleh satu bagian dari DNA, yang berkelompok di dekat gen manusia bernama TERC (telomerase RNA component)

Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom. Dalam penelitian di Inggris yang dipublikasikan di jurnal Genetics menyebutkan bahwa seseorang dengan gen ini memiliki proses penuaan sekitar tiga hingga empat tahun lebih cepat dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memiliki gen ini. 

Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya. 


Penelitian lain oleh Harvard Medical School dan dimuat Nature, berhasil mengaktifkan gen tua pada tikus. Hasilnya, proses penuaan berhasil dibalikkan sehingga organ pada tikus itu mengalami regenerasi dan tingkat kesuburan mereka berhasil pulih. Kesimpulannya secara teori, memanipulasi gen TERC tersebut dapat memperlambat penuaan.

Apa Fungsi Normal Gen TERC?

Gen TERC berisi instruksi untuk membentuk salah satu komponen dari enzim telomerase. Telomerase mempertahankan struktur telomer, yang ditemukan di ujung kromosom. Telomer melindungi kromosom dari saling melekat atau mendegradasi secara abnormal. 

Dalam kebanyakan sel, telomer menjadi semakin pendek karena sel membelah. Setelah pembelahan sel mencapai batas tertentu, telomer menjadi begitu pendek sehingga memicu sel untuk berhenti membelah atau menghancurkan diri sendiri (mengalami apoptosis). 

Telomer menetralkan pemendekan telomer dengan menambahkan segmen kecil berulang dari DNA sampai ke ujung kromosom setiap kali membelah.

Pada sebagian besar jenis sel, telomerase tidak tak terdeksi maupun aktif dalam sel-sel yang membelah dengan cepat, seperti sel-sel yang melapisi paru-paru dan saluran pencernaan, sel-sel pada sumsum tulang, dan sel-sel janin yang sedang berkembang. 

Telomerase memungkinkan sel-sel untuk membagi berkali-kali tanpa menjadi rusak atau mengalami apoptosis. Telomerase juga secara abnormal aktif dalam sel kanker, yang tumbuh dan membelah tanpa kontrol atau perintah.

Baca Juga : 6 Hal Sepele yang Ternyata Membuat Kita Cepat Tua

Enzim telomerase terdiri dari dua komponen utama yang bekerja sama. Komponen yang dihasilkan dari gen TERC dikenal sebagai HTR. HTR adalah molekul RNA. 

HTR menyediakan cetakan untuk membuat urutan berulang dari DNA yang ditambahkan oleh telomerase di ujung kromosom. Komponen utama lainnya dari telomerase, yang dihasilkan dari gen yang disebut TERT, dikenal sebagai hTERT. hTERT bertanggung jawab untuk menambahkan segmen DNA baru ke ujung kromosom.

Teori Telomerase

Teori telomerase menyatakan bahwa setiap kali ada pembelahan dan penggandaan gen dari sebuah bagian sel mengakibatkan kromosom akhir akan kehilangan masing-masing substansinya. 

Pada beberapa sel tubuh, terutama pada sel kanker terdapat sebuah enzim aktif yang mampu menahan dan menunda pengurangan substansi sel karena pembelahan, yaitu oleh enzim telomerase. Pada serangkaian percobaan yang dilakukan terhadap beberapa mahluk hidup yang berbeda, membuktikan bahwa pemblokiran pada enzim telomerase dapat mencegah penuaan.

Baca Juga : 4 Faktor Penyebab Seseorang Menjadi Cepat Tua

No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.