5 Hal yang Terjadi Jika Bumi Berputar Ke Arah Berlawanan


Halo Serupedians

Sebagaimana kita ketahui Bumi berputar ke arah timur, atau jika dilihat dari utara, melawan arah jarum jam. Akibat pergerakan pada sumbunya, setiap daerah di bumi mengalami siang dan malam, walaupun dengan panjang siang dan malam yang bisa berbeda-beda. Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam dalam hubungannya dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit dan 4.091 detik. 


Namun bagaimanakah jika perputaran Bumi berputar dengan arah yang berlawanan dari biasanya? Seperti yang dilansir Kompas.com, inilah 5 Hal yang Terjadi Jika Bumi Berputar Ke Arah Berlawanan.

1. Bumi akan Lebih Hijau 

Rotasi terbalik ini membuat arus laut dan angin berinteraksi dengan benua dalam cara yang berbeda. Inilah yang menghasilkan iklim yang sama sekali baru di seluruh dunia. 

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa bumi yang berputar ke arah sebaliknya adalah bumi yang lebih hijau. Mereka menemukan cakupan gurun global menyusut dari 42 juta kilometer persegi menjadi 31 juta kilometer persegi. 

Tak hanya itu, rumput tumbuh lebih dari setengah daerah yang sebelumnya adalah padang pasir. Bagian lainnya bahkan memunculkan tanaman berkayu.

2. Arus Laut Ikut Terbalik 

Selain itu, sirkulasi arus laut juga akan terbalik. Sirkulasi Pembalikan Meridian Atlantik (AMOC), arus laut yang mengatur perubahan iklim di Atlantik, akan memudar. 

Malah, sirkulasi ini akan muncul kembali di Samudra Pasifik Uta

Ketika bumi berputar, ada dorongan dan daya tarik yang momentumnya membentuk arus laut. Arus ini bersama dengan aliran angin di atmosfer menghasilkan pola iklim di seluruh dunia. 

Pola iklim ini membawa curah hujan yang melimpah ke hutan lembap atau mengalihkan kelembapan ke wilayah yang kering. 

Inilah yang menjadi dasar Florian Ziemen, peneliti di Institut Meteorologi Max Planck, Jerman dan koleganya menciptakan simulasi ini. "(Membalikkan rotasi bumi) dengan mempertahankan semua karakteristik utama topografi seperti ukuran, bentuk, dan posisi benua dan lautan menciptakan seperangkat kondisi iklim yang benar-benar berbeda untuk interaksi sirkulasi dan topografi," ungkap Ziemen dikutip dari Live Science

"Tetapi karena AMOC adalah hasil dari banyak interaksi kompleks dalam sistem iklim ada banyak alasan untuk perbedaan ini," ujar Ziemen.

3. Eropa Membeku 

Selain gurun yang berpindah tempat, lokasi-lokasi lain juga akan mendapat dampak sebaliknya dari yang ada sekarang. Di Eropa barat misalnya, ketika bumi berputar terbalik, maka akan terjadi musim dingin yang membeku di sana.

Cyanobacteria, sekelompok bakter yang menghasilkan oksigen melalui fotosintesis juga akan mekar di wilayah yang belum pernah.

4. Afrika akan Menghijau 

Tak sekedar perpindahan gurun, rotasi bumi ke arah sebaliknya juga akan membuat daratan Afrika menghijau. Lanskap hijau yang subur akan berkembang mulai dari Afrika Tengah hingga ke Timur Tengah.


5. Amerika Jadi Gurun 

Hasilnya, jika bumi berputar ke arah sebaliknya, gurun akan menutupi Amerika Utara. Tak hanya itu, gundukan pasir kering juga akan menggantikan hamparan hutan Amazon di Amerika Selatan.

Dalam simulasi yang dipresetasikan dalam acara tahunan European Geosciences Union Assembly di Austria itu juga menunjukkan gurun akan menghilang dari beberapa benua. Tentu bukan menghilang begitu saja, tapi beralih ke tempat lain seperti di wilayah Amerika.

No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.