5 Negara Dengan e-KTP Paling Canggih di Dunia

Halo Serupedians

Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan benda yang wajib dimiliki oleh setiap orang di setiap negara. Hal terpenting dari KTP adalah karena syarat mutlak untuk membuat dokumen penting lainnya seperti kartu kesehatan, pendidikan dan lain-lain.

Karena kecenggihan teknologi maka sistem KTP saat ini menggunakan e-KTP atau KTP elektronik. Jika di Indonesia dana e-KTP di korupsi, maka di negara lain dananya bener-benar dimanfaatkan untuk merancang sistem yang lebih canggih.

Berikut serupedia akan mengulas 5 Negara Dengan e-KTP Paling Canggih di Dunia.


1. Estonia


Estonia disebut sebagai pemilik sistem e-KTP paling canggih di dunia. Hal tersebut dikarenakan dalam e-KTP terdapat chip sebesar 2048 bit yang menyimpan data-data penting. Sama seperti kebanyakan negara-negara lain, KTP di Estonia juga dapat digunakan sebagai ID untuk melakukan aktifitas transaksi keuangan dan administrasi yang lain.

2. Belgia


Belgia merupakan negara pertama yang menggunakan kartu identitas elektronik di Eropa, yaitu pada tahun 2000. KTP di Belgia dilengkapi dengan Chip Contact yang berfungsi untuk menyimpan data-data penting penduduk. Sehingga KTP tersebut tidak dapat dipalsukan dan digandakan. Dengan KTP, warga Belgia dapat melakukan transaksi sehari-hari bahkan melakukan perjalanan ke negara-negara Eropa lain seperti paspor.

3. Swedia


KTP Swedia telah menggunakan sistem biometric dan telah menerapkan basis data kependudukan terintegrasi dengan baik. Bahkan nomor KTP hanya terdiri dari 10 angka yang mudah diingat. 

Nomor identitas ini dapat digunakan sekaligus sebagai Nomor Induk Mahasiswa dan kartu untuk memeriksa diri ke dokter tanpa perlu membuat janji terlebih dahulu. Singkatnya KTP di Swedia telah terhubung dengan sistem kesehatan, asuransi, tagihan listrik, telepon, dan sebagainya.

4. Jerman


KTP di Jerman dikeluarkan sejak November 2010. Memiliki ukan foto yang besar dan jelas, tulisan datanya besar dan warna latar dengan tulisan pun kontras. Sama seperti KTP-elektronik di Indonesia, KTP di Jerman juga menggunakan Chip RFID 13,56 MHz yang kompatibel dengan ISO 14443.

KTP Jerman dapat digunakan sebagai dokumen perjalanan terutama untuk kunjungan di negara-negara Eropa. Masa berlaku KTP Jerman adalah 10 tahun sejak diterbitkan. Dalam KTP warga Jerman terdapat kode yang dapat terbaca oleh mesin sehingga tak dibutuhkan lagi pengisian formulir atau semacamnya saat mengurus dokumen penduduk lainnya.

5. Malaysia


Meski bukanlah anggota negara Uni Eropa namun kecanggihan kartu identitas warga Malaysia jauh lebih baik dari KTP Indonesia. MyKad Malaysia dapat berfungsi sebagai SIM, dokumen perjalanan, dan informasi sekaligus. Jadi penduduk tak perlu repot mengurus dokumen lain yang cukup memakan waktu.

Bahkan MyKad Malaysia ini juga dapat digunakan sebagai e-money yang terintegrasi langsung dengan rekening tabungan pengguna. Bahkan rencananya KTP elektronik ala Malaysia ini akan dikembangkan lagi fungsinya sehingga dapat berguna sebagai kartu debit dan kartu kredit sekaligus.

No comments:

Post a Comment

Komen yang mengandung Spam akan kami detete