5 Hewan yang Sulit untuk Mati

Halo Serupedians

Kemampuan hewan untuk terus beradaptasi dengan lingkungannya sudah terjadi sejak ratusan ribu tahun lalu. Tak sedikit diantara hewan yang tak sanggup adaptif terhadap lingkungan akhirnya punah dan tinggal cerita.

Namun dari sekian banyak hewan, ada beberapa hewan yang memiliki pertahanan diri yang paling baik sehingga mereka sulit sekali untuk mati. 

Berikut serupedia akan mengulas 5 Hewan yang Sulit untuk Mati.

1. Turritopsis nutricula 


Hewan ini memang layak mendapatkan sebutan ubur-ubur abadi. Jika Serupedians pernah menonton film ‘Benjamin Button,’ maka akan mengerti fase kehidupan ubur-ubur abadi karena ada kemiripannya. setelah mencapai usia dewasa dan mengalami kematangan secara seksual, ia akan kembali melewati fase anak-anak. Kemudian menjadi dewasa kembali dan menjadi anak-anak kemudian. fase ini terus terjadi secara berulang-ulang.

2. Hydra


Hydra adalah genus dari hewan air tawar kecil. Hydra juga merupakan hewan pemangsa yang termasuk dalam filum cnidaria dan kelas hydrozoa. Hydra banyak ditemukan di air tawar yang bersuhu tropis dan tidak tercemar. Hydra juga termasuk hewan multiseluler yang memiliki tubuh berbentuk tabung. Panjang tubuhnya diperkirakan 10 milimeter. Hydra hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop dan tidak bisa dilihat dengan kasat mata.

Para ilmuwan meyakini bahwa hydra tidak mengalami fase tua, karena sel tubuh terus memperbaharui dan memperbaiki kerusakan serta membuang semua racun di tubuhnya. Akibatnya hydra tidak mengalami proses penuaan, meskipun dapat mati kapan saja.

3. Ikan Lempung


Ikan lempung (juga dikenal sebagai salamanderfish) adalah ikan rangkid ikan air tawar milik subkelompok Dipnoi. Lungfish terkenal karena mempertahankan karakteristik primitif di dalam Osteichthyes, termasuk kemampuan untuk menghirup udara, dan struktur primitif di dalam Sarcopterygii, termasuk adanya sirip lobus dengan kerangka internal yang berkembang dengan baik.

Lungfish dikenal juga dengan salamanderfish, ternyata memiliki fase kehidupan yang unik. Ia mampu hidup enam bulan lebih tanpa air, dan hidup kembali ketika mendapatkan air. Lungfish merupakan hewan tertua yang ada di bumi, karena mewarisi bentuk dan struktur tubuh primitif. Ia memiliki kemampuan menghirup udara meski tidak berada di dalam air. Lungfish merupakan ikan air tawar, dan rawa yang berlumpur adalah tempat kesukaannya. Wilayah penyebarannya adalah Afrika, Amerika Selatan dan Australia.

4. Tardigrade


Tardigrade merupakan hewan mikroskopik, tubuhnya hanya berukuran 1,5 mm dan tinggal di air. Tardigrade memiliki delapam kaki, penyebaranya pun luas mulai hampir di seluruh negara. 

Dikatakan hewan abadi karena ia mampu beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi alam, mulai dari yang ekstreme panas hingga dingin. Jangankan tanpa air, tanpa udara pun tardigrade masih mampu hidup. Dibuktikan dengan sebuah percobaan pada 2007, ketika para peneliti mengirimkan tardigrade ke luar angkasa di orbit rendah.

5. Tree Weta


Hewan abadi yang satu ini dari golongan serangga raksasa, tree weta, yang merupakan hewan endemik Selandia Baru. Tree weta mampu bertahan hidup di dalam kondisi iklim dingin yang ekstreme. 

Kenapa demikian? Karena tubuh tree weta memiliki darah yang mengandung protein anti beku. meskipun tubuhnya beku, namun bagian jantung dan otaknya masih tetap hidup. Sehingga ketika suhu kembali normal, tree weta mampu bergerak dan hidup seperti biasanya.





No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.