7 Hacker Legendaris Paling Kontroversial Sepanjang Masa

Halo Serupedians

Berbicara soal dunia komputer maka tak afdol jika tak membicarakan hal yang menarik, yakni hacker. Secara definisi, Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.

Hacker secara umum dapat dibagi menjadi dua golongan yakni Hacher White Hat dan Hacker Black Hat. Menurut Peneliti LIPI, Ika Atman Satya, White hat ini adalah hacker yang bekerja untuk keperluan pengujian sistem. Sedangkan black hat ini yang bekerja untuk kepentingan sendiri atau orang lain dengan tujuan untuk membobol sistem untuk keuntungan dan tidak melaporkan hasilnya.

Dalam perkembangannya, banyak hacker bermunculan dan telah menjadi legenda dalam dunia Hacker itu sendiri. Berikut serupedia akan membahas tentang 7 Hacker Legendaris Paling Kontroversial Sepanjang Masa. 

1. Kevin Mitnick



Kevin David Mitnick adalah seorang konsultan dan pembuat keamanan komputer. Dia adalah salah satu hacker komputer yang paling kontroversial di akhir abad ke-20 yang merupakan kriminal komputer yang paling dicari di Amerika.

Mitnick telah menjadi sinonim dari kata Hacker. Departemen Kehakiman Amerika Serikat masih menempatkan dia sebagai “Penjahat Cyber paling dicari di dalam sejarah Amerika Serikat”. Kepintarannya dan keberhasilannya sampai difilm kan di Hollywood dengan judul : Hacker Takedown.

Mitnick memulai pekerjaannya dengan memanfaatkan kelemahan system Los Angeles Bus card system, sehingga dia bisa bepergian dengan gratis kemanapun dengan Bus.Mitnick adalah narapidana pertama dengan tuduhan menyusup ke Digital Equipment Corporation’s computer Software dan mencuri softwarenya.

Mitnick kemudian memulai petualangannya selama dua setengah tahun dari kota ke kota, dari pesisir ke pesisir. Dia mulai memasuki computer2, mengacaukan jaringan telepon, mencuri data data rahasia perusahaan dan mengacaukan system keamanan dan pertahanan nasional AS. Jejaknya akhirnya bisa ditemukan oleh seorang expert hacker bernama Tsutomu Shimomura dari home computer nya, sampai akhirnya dia dapat ditangkap.

2. Adian Lamo



Lamo berhasil menyusup kedalam Microsoft dan The New York Times. Lamo hanya menggunakan koneksi internet di coffe shop, Kinko’s dan perpustakaan untuk mendukung perbuatannya sehingga dia menggunakan nickname “The Homeless Hacker”.

Lamo seringkali menemukan kelemahan keamanan pada suatu system dan memanfaatkannya. Dia juga sering memberitahukan ke pemilik system tentang adanya kelemahan system keamanannya. Beberapa situs yang pernah dihack oleh Lamo adalah Yahoo!, Citigroup, Bank of Amerika dan Cingular.

Lamo pernah dihukum kurungan rumah selama enam bulan dengan 2 tahun masa percobaan ditambah denda sebesar USD 65000 karena melakukan pengacauan di system intranet The New York Times. Lamo sekarang bekerja sebagai public speaker dan memenangkan penghargaan “Award winning journalist”.

3. Jonathan James



James yang nama lengkapnya Joseph Jonathan James lahir di Miami florida 12 Desember 1983 merupakan hacker yang sangat muda. Saat usia 16 tahun harus masuk penjara dengan apa yang dia lakukan dengan dunia hacker yang dia geluti. 

Hacker yang dia lakukan adalah menginstal backdoor ke server Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan. DTRA merupakan lembaga Departemen Pertahanan dibebankan dengan mengurangi ancaman terhadap AS dan sekutunya dari senjata nuklir, biologi, kimia, konvensional dan khusus. 

James juga masuk ke dalam komputer NASA, mencuri software bernilai sekitar $ 1,7 juta. Menurut Departemen Kehakiman, “didukung perangkat lunak Lingkungan fisik Stasiun Luar Angkasa Internasional, termasuk pengaturan suhu dan kelembaban. NASA dipaksa untuk mematikan sistem komputer, akhirnya racking biaya $ 41.000. James menjelaskan bahwa ia download kode untuk melengkapi studi tentang pemrograman C, tapi berpendapat, “Kode itu sendiri jelek. Tentu tidak layak $ 1.700.000 seperti mereka mengklaim.”

NASA sampai harus men Shut Down seluruh system computernya yg menghabiskan biaya hingga USD 41,000. Saat ini James bekerja sebagai Computer security.

4. Robert Tappan Morris



Pada tahun 1988, saat menjadi siswa pasca sarjana di Cornell Universty, Morris menciptakan virus Worm pertama di internet di salah satu laboratorium komputer Massachusets Institute of Techonlogy (MIT), pada saat Selasa 2 November 1988.

Robert Tappan Morris masih mengutak-atik sebuah program komputer bikinannya. Konon, program itu akan menjadi dasar desertasinya. Morris waktu itu memang tercatat sebagai mahasisiwa doktoral di Cornell University.

Morris adalah anak dari seorang scientist di National Security Agency yg bernama Robert Morris. Robert adalah pencipta dari Morris Worm. Worm ini diketahui adalah worm pertama yang menyebar di Internet. Karena aksinya tersebut dia menjadi orang pertama yang dituntut di tahun 1986 dengan UU cyber crime.Para ahli mengatakan sekitar 6000 computer system hancur karena aksi worms tersebut.

Morris sekarang menjadi professor pengajar di MIT Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory.

5. Kevin Poulsen 



Poulsen dianggap sebagai pelaku hacking paling keren sepanjang masa. Poulsen adalah hacker spesialis system line telepon. “Prestasinya” yang paling terkenal adalah melakukan penipuan digital terhadap stasiun radio KIIS-FM,m emastikan bahwa ia adalah penelpon ke 102 dan memenangkan Porsche 944 S2. Dia ditangkap di sebuah supermarket, dan dihukum selama 5 tahun.


Selama dia di penjara dia bekerja sebagai jurnalis dan dipromosikan sebagai senior editor dari Koran Wired News.

Pada tahun 1991, Poulsen ditangkap dan didakwa atas beragam penipuan komputer, pencucian uang dan pelanggaran hukum. Yang menarik, selama penahanannya, Poulsen membuat 180 kali bantuan pemecahan kasus cyber crime dan bahkan mampu menangkap seorang predator seksual di MySpace.

6. Richard Stallman



Pada tahun-tahun awalnya, Stallman adalah mahasiswa pasca sarjana dan programmer di MIT’s Artificial Intelligence Labs dimana ia terlibat dengan kultur hacking yang kaya di MIT.

Sebagai pembela segala hal tentang Sistem Terbuka (Open Source), Stallman melawan ketika MIT menginstall sistem password pada jurusan Ilmu Komputer mereka.

Ia kemudian melakukan dekripsi password pengguna (bukan hal yang mudah mengingat kecepatan komputer pada tahun 1970an) dan mengirimkan password tersebut kepada orang-orang itu dalam bentuk plaintext, dan menyarankan mereka mengosongkan password untuk membuat orang lain juga bisa menggunakan sistem tersebut.


Pada tahun 1980, Stallman merasa tidak suka dengan sifat ekslusif yang dianut oleh kebanyakan manufaktur untuk perangkat lunak yang digunakan. Ia lalu merintis lisensi publik umum GNU (GPL) dan sistem operasi GNU, sebuah sistem operasi Unix-like yang sepenuhnya kompatibel dengan sistem Unix.

7. Linus Torvalds



Mengikuti jejak Stallman, Linus Torvalds adalah hacker White Hat yang lain. Hari-hari hackingnya dimulai dengan mesin Commodore VIC-20 kuno, lalu Sinclair QL, yang kedua-duanya ia modifikasi sendiri.

Pada mesin QL tersebut ia membuat program Text Editor-nya sendiri bahkan juga sebuah kloning Pac-Man yang ia sebut Cool man.

Pada tahun 1991, ia memiliki PC Intel 80836 dan mulai membuat Linux, yang pertama kali memiliki lisensi terbatas atas namanya sendiri, tetapi kemudian bergabung dengan proyek GNU dibawah GNU GPL.


Torvalds awalnya tidak berniat meneruskan kerjanya membangun kernel, karena dianggapnya sebagai hobi, tetapi sejarah kemudian berkata lain, dan kini Linux menjadi sistem operasi yang paling akrab dengan hacker dan juga paling aman yang pernah tersedia di dunia.


No comments:

Post a Comment

Komen yang mengandung Spam akan kami detete