5 Gagasan Transportasi Masa Depan yang Menggemparkan Dunia


Halo Serupedians

Skema transportasi Hyperloop yang diusulkan oleh pengusaha Elon Musk telah menimbulkan kegemparan dalam dunia transportasi. Tapi Musk bukanlah orang pertama yang mengusulkan ide transportasi yang brilian atau aneh.

Sejak manusia pertama kali mengimpikan penerbangan, manusia telah mencoba untuk menemukan cara yang lebih baik untuk berpindah dari titik A ke titik B. Ini adalah gagasan aneh dan brilian pada jamannya, namun bisa terwujud beberapa dekade kemudian.

Bukan tidak mungkin gagasan transportasi masa depan berikut ini pun akan menjadi kenyataan di masa yang akan datang. Berikut serupedia akan mengulas Gagasan Transportasi Masa Depan yang Menggemparkan.

1. Jetpack


Jetpack merupakan sebuah ide gila dalam pengembangan transportasi masa depan yang canggih dan brilian. Kendaraan canggih ini kabarnya sudah mulai di pasarkan secara massal oleh sebuah perusahaan bernama Martin Aircraft Company yang berbasis di New Zealand . 

Salah satunya jetpack kreasi Glenn Martin, seorang ilmuwan dirgantara yang telah melakukan riset dan pengembangan jetpack selama lebih dari 30 tahun. Kini, jetpack yang diberi nama Martin Jetpack ini udah siap buat penggunaan komersial. Jetpack yang berbasis di Selandia Baru ini bisa terbang dalam batas waktu 30 menit dengan kecepatan maksimum 74 km/jam serta ketinggian 90 meter.

Jetpack Martin sekarang dipakai buat pertolongan pertama kayak pemadam kebakaran dan pihak penyelamatan pertama lainnya. Transportasi canggih ini dirilis buat komersial seharga 200.000 USD atau sekitar Rp2,6 miliar. Sejak 2015, jetpack ini udah dijual ke publik.

2. Hyperloop


Hyperloop adalah konsep sistem transportasi berkecepatan tinggi yang diajukan oleh wiraswasta Elon Musk. Hyperloop bergerak dengan menciptakan tekanan rendah yang memungkinkan kapsul bergerak dengan kecepatan yang amat tinggi.

Garis besar konsep hyperloop diumumkan pada Agustus 2013, yang mencakup usulan rute dari Los Angeles ke San Fransisco. Analisis awal menunjukkan bahwa rute tersebut dapat ditempuh dalam waktu 35 menit, yang berarti bahwa penumpang dapat menempuh jarak 350-mile (560 km) dengan rata-rata kecepatan 600 mph (970 km/h), dengan kecepatan penuh 760 mph (1.200 km/h). Perkiraan biaya awal untuk rute ini diperkirakan sebesar US$7,5 miliar —walaupun analis transportasi meragukan bahwa sistem ini dapat dibangun dengan biaya tersebut.

Teknologi Hyperloop telah dibuat open source oleh Musk dan SpaceX, dan publik diajak untuk mengambil gagasan tersebut dan mengembangkannya lebih lanjut. Untuk itu, beberapa perusahaan telah dibentuk, dan paling tidak sepuluh tim mahasiswa interdisipliner mencoba mewujudkan gagasan ini.

2. Mobil Terbang


Beberapa tahun 2015 lalu, Terrafugia mengembangkan sebuah mobil terbang yang diberi nama Terrafugia T-FX. Kendaraan ini dirancang dengan biaya  senilai $ 279.000.

TF-X merupakan mobil sport hibrida bertenaga empat kursi, plug-in dengan kemampuan lepas landas lepas landas dan landas vertikal (VTOL). Kecepatan mobil ini saat berada di udara diperkirakan mencapai 321 km/jam. Sebuah kecepatan yang besar untuk melintasi pulau Jawa hanya dalam waktu 4 jam. Tapi kecepatan mobil ini melintas di jalan raya masih belum diketahui.

Terrafugia mengakui bahwa untuk bisa mewujudkan mobil-pesawat adalah proses yang bisa memakan waktu 8-12 tahun. Dengan demikian, kendaraan ini baru akan ada pertengahan dekade mendatang.

Baca Juga : 5 Desain Tentara Super Canggih di Medan Tempur Masa Depan

3. Elevator Luar Angkasa


Elevator luar angkasa merupakan lift yang didesain untuk mengirim material dari permukaan bumi ke luar angkasa. Banyak proposal telah diusulkan dan melibatkan perjalanan melalui struktur dan bukan dengan menggunakan roket. Konsepnya seringkali mengacu pada struktur yang menjangkau orbit geostasioner dari permukaan bumi.

Konsep lift luar angkasa berawal dari ide seorang ilmuwan Rusia Konstantin Tsiolkovsky, yang pada tahun 1985 mengajukan struktur kompresi atau yang disebut Menara Tsiolkovsky.

Adalah LiftPort Group, sebuah perusahaan yang dipimpin oleh Michael Laine (mantan peneliti NASA), mengungkapkan bahwa pihaknya dapat membangun sebuah lift ruang di bulan dengan menggunakan teknologi yang ada, termasuk pita serat karbon nanostruktur yang sangat kuat, yang membentang sekitar 62.000 mil (100.000 kilometer) dari Bumi ke luar angkasa. 

Ini akan menjadi proyek yang menakjubkan jika benar-benar terwujud. Namun, Kita akan baru menikmati proyek ini pada tahun 2050.

5. Pesawat Helios


Pesawat bertenaga surya adalah kunci menuju penerbangan pesawat antarplanet, atau misi antarbintang,” kata Lousi Friedman, mantan kepala Jet Propulasion Laboratory NASA dengan yakin. Nantinya, era pesawatkonon akan mengarah ke era pesawat laser. Bukan lagi supersonic. Melihat jeda 50 tahun untuk bermetamorfosis dari pesawat pertama ke pesawat jet supersonic, Friedman optimis selama itu pula pesawat bertenaga surya.

Kunci utama kekuatan Helios adalah 65.000 sel surya yang terintegrasi di dalam rangka pesawat. Sel ini mengubah sinar matahari menjadi listrik. Karena terbang diatas awan, makan mendung atau awan tak menjadi alangan bagi pesawat ini untuk mendapatkan energy. 

Bagaimana saat malam hari? Apakah pesawat kehilangan energy dan melayang turun ke bumi? O, tidak. Ada sisitem akumulator yang memisahkan air secar elektronis. Pada malam hari, zat tadi digabungkan kembali menjadi bahan bakar. Sekarang sedang dikembangkan sel surya yang ringan dengan kinerja yang bertambah.

Baca Juga : 7 Trend Perangkat Keras Komputer Masa Depan

No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.