5 Zat Paling Bebahaya yang Terkandung pada Rokok

Halo Serupedians

Merokok merupakan kebiasaan yang sering dilakukan oleh kebanyakan masyarakat di dunia. Asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia dan 69 diantaranya bersifat karsinogenik temasuk Nikotin, Tar, Formalin, Amonia, Hidrogen sianida dan Arsen.


Dari sekian banyak zat berbahaya dalam rokok, serupedia akan mengulas 5 Zat Paling Bebahaya yang Terkandung pada Rokok. Berikut ulasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Zat Iritan

Bahan kimia iritan adalah bahan yang karena reaksi kimia dapat menimbulkan kerusakan atau peradangan atau sensitisasi bila kontak langsung dengan permukaan tubuh yang lembab seperti kulit, mata, dan saluran pernapasan. Bahan iritan pada umumnya adalah bahan korosif.

Bahan kimia korosif seperti asam trikloroasetat, asam sulfat, gas belerang dioksida dapat bereaksi dengan jaringan tubuh seperti kulit, mata, dan saluran nafas. Kerusakan yang terjadi dapat berupa luka, peradangan, iritasi (gatal-gatal), dan sensitisasi jaringan menjadi amat peka terhadap bahan kimia.

Zat iritan ini adalah sebuah zat yang memiliki dampak menghilangkan kelembaban. Apabila zat iritan ini masuk ke saluran pernapasan kita, maka dinding saluran tenggorokan dan alveolus akan mengalami kekeringan. Apabila hal ini terjadi, maka akan memudahkan kuman dan bakteri masuk dan menginfeksi saluran pernapasan. Maka terjadilah batuk dan gangguan pernapasan lain.

2. Zat Karsinogen

Zat ini sangat populer di kalangan masyarakat. Ya, zat karsinogen adalah sebuah zat yang memicu aktifnya sel-sel kanker yang berada di tubuh kita. Maka tidak aneh apabila seorang perokok memiliki risiko terserang kanker lebih tinggi ketimbang orang yang nonperokok.

Karsinogen juga adalah zat yang menyebapkan kanker, zat-zat karsinogen menyebapkan kanker dengan mengubah DNA dalam sel-sel tubuh dan menggangu proses biologis, zat ini bersifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru sehingga paru-paru menjadi berlubang dan menyebapkan kanker. 

3. Gas Karbon Monoksida (CO)

Gas karbon monoksida sebenarnya adalah gas yang berasal dari pembakaran kendaraan bermotor yang tidak sempurna. Namun ternyata gas ini juga terkandung pada asap rokok. Apa dampak negatif yang terjadi apabila gas tersebut masuk ke tubuh kita?

Hal pertama yang akan terjadi apabila kita menghirup gas karbon monoksida adalah terjadinya penurunan kadar oksigen pada tubuh kita. Hal ini disebabkan karena gas karbon monoksida lebih cepat terserap oleh sel darah merah. Akibatnya kadar karbon monoksida dalam tubuh meningkat, sedangkan kadar oksigen menurun.

Apa yang akan terjadi apabila gas karbon monoksida berikatan dengan sel darah merah? Darah Anda akan berubah menjadi kehitaman dan menjadi lebih kental. Apabila darah Anda kental, maka gerakan sel darah merah ke seluruh tubuh semakin terhambat. Akibatnya terjadilah peningkatan tekanan darah.

4. Tar

Senyawa tar sebenarnya adalah senyawa yang digunakan untuk membuat aspal. Namun ternyata senyawa yang satu ini juga terkandung pada asap rokok. Apabila senyawa tar terhirup oleh kita, senyawa tersebut akan menempel pada dinding paru-paru dan menyebabkan iritasi.

Tidak hanya itu, senyawa tar juga menyebabkan produksi lendir pada dinding paru-paru mengalami peningkatan, menyebabkan matinya sel-sel organ tubuh, dan menyebabkan aktifnya sel kanker.

5. Nikotin

Zat ini adalah senyawa yang paling populer diantara semua senyawa di atas. Mengapa? Ya, karena nikotin adalah zat terparah. Zat ini merupakan "akar" dari munculnya rasa candu. Selain menyebabkan rasa candu, nikotin juga menyebabkan berbagai dampak negatif yang lainnya, seperti:
  • Ketergantungan
  • Rusaknya jaringan otak
  • Mempercepat terjadinya pembekuan darah
  • Arteriosklerosis (mengerasnya dinding pembuluh darah arteri)

No comments:

Post a Comment

Komen yang mengandung Spam akan kami detete