5 Inovator Muda Indonesia Sukses yang Menginspirasi


Halo Serupedians

Kesuksesan Inovator muda menjadikannya kaya raya. Kemampuannya menciptakan sesuatu memang dianggap hal yang diluar cara berpikir kebanyakan orang. Di usia mudanya mereka benar - benar telah menciptakan inovasi yang disukai banyak orang dan tentunya bermanfaat.

Berikut serupedia akan mengulas 5 Inovator Muda Indonesia Sukses yang Menginspirasi. Siapa sajakah dia?

1. Nadiem Makarim - Go-Jek



Siapa yang tak kenal Go-Jek saat ini. Moda transportsi berbasis online ini sedang menjadi sorotan masyarakat. Hadirnya Go-Jek dirasa sangat membantu masyarakat yang membutuhkan moda transportasi yang mudah dan cepat. Go-Jek pun hadir memberi solusi atas hal ini. Siapa orang dibalik lahirnya Go-Jek?

Nadiem Makarim adalah orang dibalik lahirnya Go-Jek. Ia semakin terkenal seiring dengan 'booming' nya nama Go-Jek di Indonesia. Go-Jek merupakan sebuah perusahaan jasa transportasi dengan menggunakan ojek dengan segala kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan kepada penggunanya yang berdiri pada tahun 2011 tapi Nadiem Makarim lebih senang menyebut perusahaan GO-JEK sebagai perusahaan Teknologi.

Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi mobile, GO-JEK berhasil merevolusi industri transportasi Ojek. Fitur yang ditawarkan GO-JEK pun berbagai macam seperti pengiriman barang, pesan antar makanan, berbelanja dan berpergian di tengah kemacetan, dimana semua ide itu berawal dari Nadiem Makarim. Sangat sedikit informasi yang didapat oleh biografiku.com mengenai profil masa kecil Nadiem Makarim.

Dari berbagai sumber yang didapat, pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 ini memiliki ayah bernama Nono Anwar Makarim yang berasal dari Pekalongan yang berprofesi sebagai pengacara dan ibu bernama Atika Algadrie dari Pasuruan yang bekerja di bidang non-profit. Nadiem Makarim memiliki dua saudara perempuan. Istri Nadiem Makarim bernama Franka Franklin, mereka menikah pada tahun 2014 yang lalu.

Di ketahui bahwa Nadiem Makarim mulai bersekolah SD di Jakarta, kemudian ia lulus SMA di Singapura, dari Singapura ia kemudian melanjutkan pendidikannya di jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat. dan selama setahun ia mengikuti program foreign exchange di London School of Economics. Ia juga melanjutkan studinya di Harvard Business School, Harvard University dan lulus dengan menyandang gelar MBA (Master Business Of Administration).

Nadiem Makarim diketahui pernah bekerja di sebuah perusahaan Mckinsey & Company sebuah konsultan ternama di Jakarta dan menghabiskan masa selama tiga tahun bekerja disana. Diketahui pula ia pernah bekerja sebagai Co-founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia kemudian menjadi Chief Innovation officer kartuku. Berbekal banyak pengalaman selama bekerja, Nadiem Makarim kemudian memberanikan diri untuk berhenti dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaan GO-JEK pada tahun 2011.

Alasan sederhana itulah yang membuat Nadiem Makarim mencoba merintis perusahaan sendiri yang kemudian dikenal dengan nama GO-JEK berbekal pengalaman kerja serta memiliki jiwa enterpreneurship. Ide bisnis transportasi GO-JEK sendiri berasal dari pemikiran Nadiem ketika ia berdiskusi dengan tukang ojek langganannya. Nadiem Makarim jarang menggunakan mobil karena mobilitasnya yang tinggi, ia lebih sering menggunakan jasa ojek.

Dari perbicangannya dengan para tukang ojek, ia menemukan kenyataan bahwa hampir sebagian besar tukang ojek menghabiskan waktunya hanya menunggu pelanggan saja dan susah untuk mencari pelanggan, di sisi lain kemacetan Jakarta makin memburuk maka di butuhkan sebuah layanan transportasi yang cepat serta pengiriman yang cepat untuk membantu warga jakarta. 


2. Andrew Darwis - Kaskus

Kaskus. Sebuah forum terbesar di Indonesia yang hadir atas kejeniusan seorang Andrew Darwis. Siapa dia?



Andrew lahir pada 20 Juli 1979 di Jakarta dan menghabiskan masa pendidikannya di ibukota. Ia memulai pendidikannya di SD Tarakanita Pluit, dan berlanjut ke SMP Tarakanita Pluit, SMA Gandhi National School, serta mengambil jurusan Sistem Informasi di Universitas Bina Nusantara pada tahun 1998. Ternyata pendidikan yang didapatkan Andrew saat itu tidak membuatnya puas dan ia memutuskan untuk melanjutkan studinya ke Art Institute of Seattle di Amerika untuk mempelajari bidang Mulitmedia & Web Design hingga tahun 2003.

Setelah itu, ia melanjutkan studinya ke jenjang master di universitas yang sama dan mendapatkan gelar Master of Computer Science pada tahun 2006. Walaupun ia baru menuntaskan semua studinya pada tahun 2006, Andrew telah mulai merintis Kaskus sejak awal ia pindah ke Amerika. Idenya berawal dari tugas yang diberikan oleh dosen untuk membuat sebuah program dari free software.

Bermodalkan U$3 atau sekitar Rp40 ribu, Andrew membeli server dan membuat sebuah forum online untuk memuaskan kerinduan bagi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri agar mereka bisa berkumpul dan membicarakan topik apapun. Tujuan ini juga menjadi insiprasi dari nama Kaskus, yang merupakan singkatan dari kasak kusuk alias bergosip.

Kendala terberat yang dialami Andrew pada awal pembentukan Kaskus adalah semua sistem yang harus ditangani sendiri, karena saat itu ia belum memiliki karyawan. Masa-masa sulit juga dialaminya ketika ia pindah ke Jakarta dan harus memperkenalkan Kaskus pada pelanggan dan advertiser mengenai citra Kaskus yang saat itu masih identik dengan forum dewasa di mata masyarakat umum.

Berkat usaha Andrew dan timnya yang terus bergerilya dari pintu ke pintu untuk memperkenalkan Kaskus, situs tersebut sudah banyak dipercaya oleh klien-klien besar hanya dalam waktu 1 tahun. Saat ini Kaskus resmi menjadi perusahaan profesional di bawah naungan PT. Darta Media Indonesia dan memiliki lebih dari 8 juta anggota.

Berbagai penghargaan juga diterima Andrew atas prestasinya ini, di antaranya The Best Indonesian Communities dor 2005 and 2006 versi Alexa.com dan Wikipedia, Indonesia Top Website dari Microsoft pada tahun 2008, Online Inspiring Award dari Indosat pada tahun 2009, dan The Big Place Market oleh Presiden RI. Saat ini Andrew menjabat sebagai Chief Technology Officer dan terus berusaha mengembangkan situs yang sudah berumur lebih dari 15 tahun tersebut.

Kisah sukses Andrew Darwi ini diabadikan dalam sebuah film  berjudul Sundul Gan: The Story of Kaskus. Simak trailernya!


3. Ahmad Zaky - Bukalapak

Bukalapak.com adalah e-commerce online marketplace yang bertujuan memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia dengan menjual produk-produk UKM secara online. Sejak didirikan pada tahun 2010, kini Bukalapak telah menjadi e-commerce besar yang paling berkembang di Asia Tenggara, dengan pertumbuhan penjualan 20 persen perbulan.



Siapa dibalik suksesnya bukalapak? Dialah Ahmad ZakyAchmad Zaky lahir tahun 1986 di Sragen, Jawa Tengah. Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Informatika, angkatan 2008.

Sebenarnya sebelum memulai ini semua, setelah lulus kuliah Zaky berkeinginan bekerja di BCG atau Mckinsey. Tetapi ia ditolak dan gagal mendapatkan pekerjaan di kedua tempat itu.

Sebenarnya sebelum masuk ITB, tujuannya kuliah hanya berkeinginan memperoleh pekerjaan bagus dengan gaji besar. Namun seiring berjalannya waktu setelah kuliah ia mengalami perubahan cara berfikir. Dimana di ITB itu sangat entreprenerial, karena lulusannya yang menjadi pengusaha bisa menjadi role model, seperti Aburizal Bakrie dan Arifin Panigoro yang sukses menjadi pengusaha sukses di tanah air. Oleh karena itu setelah lulus di ITB pilihannya hanya ada dua, yaitu kerja di perusahaan besar seperti Mckinsey dan BCG atau membangun perusahaan sendiri.

Akhirnya sejak kuliah ia sudah berkecimpung di dunia StartUp dengan mendirikan Suitmedia, yakni perusahaan jasa konsultan website perusahaan, dan hingga kini usaha ini masih tetap dijalani. Pada 2010, melihat perkembangan Suitmedia tumbuh sangat pesat. Setahun kemudian ia mendirikan Bukalapak. Sejak itulah ia memutuskan untuk fokus membangun Bukalapak menjadi online marketplace terpercaya yang banyak dikenal masyarakat Indonesia.

Berawal dari garasi, Achmad Zaky bersama Nugroho (juga pendiri Bukalapak) yang memiliki pengalaman membuat dan me-marketingkan website di Suitmedia, sadar bahwa para seller dan buyer menginginkan sebuah situs online marketplace yang bisa mempertemukan antara penjual dan pembeli secara aman (tanpa penipuan). Mereka pun akhirnya membuat sebuah situs online marketplace bernamakan Bukalapak.com.

Diawal hanya 3 orang yang terlibat di Bukalapak, 1 orang sebagai staf, 1 orang bantu-bantu, dan 1 orang lagi yaitu Achmad Zaky sendiri yang secara masif mengajak orang-orang bergabung di Bukalapak. Ia mengundang orang-orang bergabung saat di sela-sela pekerjaan di Suitmedia.

Ketika itu melalui fitur message di Facebook ia hanya bisa mengajak 100 orang perhari untuk mengajak orang berjualan di Bukalapak. Tantangan terberatnya dalam mengajak seller bergabung yaitu masalah kepercayaan terhadap e-commerce, karena kebanyakan orang takut tertipu. Jadi diawal ia dan tim fokus menyelesaikan masalah kepercayaan dengan cara mengedukasi seller. Kala itu Bukalapak sering membuat kisah sukses seller dan menyebarkannya ke Twitter guna mengedukasi seller lain agar menjadi seller terpercaya.

Ia bermimpi untuk menjadikan Bukalapak sebagai sarana online marketplace yang aman dan menjanjikan di masa depan. Bukalapak hadir mewadahi sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia untuk tumbuh berkembang melalui internet.

Ia yakin bahwa peluang e-commerce sangat terbuka lebar. Setiap orang dapat bergabung serta menjadi penjual dan pembeli secara gratis. Baginya berjualan di toko fisik membutuhkan investasi besar, seperti biaya sewa toko. Nah, pengeluaran semacam itu dapat dipangkas apabila berjualan melalui internet.


Kemudian setelah didirikan, Bukalapak mengalami kemajuan pesat dalam kurun waktu 3 tahun sejak didirikan pada 2011, Bukalapak.com telah memiliki 150.000 penjual. Produk yang dijual pun sangat beragam, mulai dari elektronik, makanan hingga produk fashion.

4. Wisnutama - Net TV



Siap yang tidak kenal dengan Net TV yang saat ini merupakan salah satu stasiun televisi yang banyak dijadikan barometer hiburan menarik dan mendidik oleh banyak orang.

Kesuksesan stasiun televisi ini tidak lepas dari peranan seseorang yang berpengaruh di dalamnya yaitu Wishnutama Kusubandio yang merupakan pendiri dari Net TV tersebut. Biografi singkat Wishnutama Kusbandio saat ini sering dicari oleh banyak orang yang penasaran pada sosok dibalik kesuksesan stasiun televisi yang satu ini.

Program pada televisi yang satu ini banyak menginspirasi dan memberikan tontonan yang menghibur dan juga mendidik di tengah-tengah maraknya hiburan yang kurang mendidik di negara kita saat ini.

Wishnutama Kusubandio adalah seorang Pria yang lahir pada tanggal 4 Mei 1976 di Jayapura, Papua. Dirinya melangsungkan pernikahan pada tanggal 20 September pada tahun 2015 silam pada seorang perempuan yang juga merupakan salah seorang public figur yaitu Gisa Putri.


Suami dari Gista Putri ini memiliki jenjang pendidikan yang panjang dan berhasil menyelesaikan pendidikan dalam bidang pertelevisian di Amerika Serikat yang tepatnya di Emerson College, Boston. CEO Net TV ini pun juga pernah mengenyam pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University.

Dengan jenjang pendidikan yang luar biasa di fakultas pertelevisian maka sudah tidak dapat diragukan lagi kehebatannya dalam membangun sebuah stasiun tv yang benar-benar luar biasa.

Untuk jenjang karir, dirinya pun memiliki segudang prestasi dalam jenjang karir yang sempat dia lalui. Beberapa jenjang karir yang dimilikinya ialah seperti bekerja di Cable News, Amerika Serikat sebagai Production Assistant, bekerja di stasiun televisi Indosiar sebagai Supervisor on Air Promotion, lalu diangkat menjadi Producer Director, hingga akhirnya menjadi Producer Manager.

Setelah itu, sebelum dirinya sukses mengembangkan stasiun tv sendiri dirinya bahkan sempat bekerja dengan posisi yang sangat tinggi di beberapa stasiun tv besar di Indonesia seperti Trans 7, Trans TV dan beberapa perusahaan besar lainnya.

Biografi singkat Wishnutama Kusubandio ini banyak sekali dicari karena kisahnya yang menarik untuk disimak sebagai pendiri Net TV yang saat ini merupakan stasiun televisi terbaik di Indonesia yang memiliki rangkaian program terbaik dan menarik untuk disaksikan oleh setiap anggota keluarga.


Selain itu, dirinya pun merupakan seseorang yang memiliki banyak sekali kelebihan dan layak untuk anda jadikan sebagai tokoh yang menginspirasi kita. Semoga pemaparan biografi di atas bisa anda jadikan sebagai informasi yang bermanfaat untuk mengenal Wishnutama lebih dekat.

5. Ferry Unardi - Traveloka

Mungkin namanya tidak setenar dengan nama perusahaannya: Traveloka.com. Ternyata Ferry Unardi saat membesarkan traveloka, melalui jalan yang cukup berat. Bagaimana kisah sukses Ferry Unardi pendiri Traveloka?



Ferry Unardi lahir pada 16 Januari 1988 di kota Padang. Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah, Ferry memutuskan untuk melanjutkan pendidikan Universitas. Tak tanggung-tanggung, Beliau memilih kuliah di Purdue University jurusan Computer Science dan Engineering.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Beliau memutuskan untuk bekerja di Microsoft, Seattle. Beliau bekerja sebagai seorang software engineer. Setelah 3 tahun bekerja, Ferry berpikir bahwa dirinya sulit menjadi terbaik di Microsoft. Pemikiran tersebut wajar untuk seorang karyawan, karena karyawan akan memikirkan karir. Karena Ferry merasa suntuk dengan pekerjaannya, Beliau mencoba terbang ke China untuk mencari pemikiran baru. Hasil pemikirannya adalah industri travel dan penerbangan.


Sebagai seorang insinyur (software engineer), Ferry Unardi merasa tidak terlalu percaya diri memulai bisnis startup. Beliau berpikir logis dan memustuskan untuk melanjutkan pendidikan S2 Bisnis di Harvard University.


Jalan 1 semester di Harvard University, Ferry Unardi tertarik untuk mengembangkan perusahaan rintisan (startup). Beliau memilih stratup di bidang mesin pencari tiket pesawat. Ferry, merasa kesulitan saat memesan tiket Amerika – Indonesia. Berawal dari solusi untuk memecahkan permasalahannya sendiri, Ferry mengembangkan sebuah mesin pencari tiket pesawat dengan teknologi yang lebih modern, fleksibel dan praktis.

Tepat saat Ferry berusia 23 tahun, Beliau memutuskan untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Ferry melihat pada waktu itu, Startup di bidang reservasi tiket, adalah startup yang masih booming dan menjadi trend. Banyak investor berlomba-lomba untuk masuk ke industri startup reservasi tiket. Ferry berpikir bakal ketinggalan gerbong, jika tidak segera memulainya.

Konsep bisnis Traveloka pada tahun 2012 adalah situs pencari dan pembanding tiket pesawat. Traveloka didirikan oleh tiga orang bersahabat: Derianto Kusuma, Ferry Unardi, Albert. Singkat cerita, Ferry meilhat bahwa orang-orang tidak hanya ingin mencari tiket yang murah, tetapi juga ingin memesan langsung tiket. Tepat pada pertengahan tahun 2013, Traveloka berubah menjadi situs reservasi (pemesanan) tiket pesawat.


Banyak hal yang harus dipelajari oleh Ferry saat mengawali Traveloka. Tantangan terberat adalah bagaimana cara mengelola tim yang awalnya berjumlah 8 orang menjadi belasan, puluhan bahkan ratusan orang. Banyak hal yang harus dilakukan sebagai perusahaan baru, termasuk membentuk budaya perusahaan dan membangun manajemen yang solid.

Referensi :
[1]. http://www.biografiku.com/2015/08/biografi-nadiem-makarim-pendiri-go-jek.html
[2]. https://ehpedia.com/biografi-pendiri-bukalapak-profil-achmad-zaky/
[3]. https://waktuku.com/wishnutama-kusubandio/
[4]. https://www.finansialku.com/kisah-sukses-ferry-unardi-pendiri-traveloka/
[5]. http://www.biografiku.com/2012/04/biografi-andrew-darwis-pendiri-kaskus.html
[6]. Youtube

No comments:

Post a Comment

Komen yang mengandung Spam akan kami detete