Menyelami Lebih Dalam Batu Akik : Fakta Menarik Hingga Harga Termahal

Bila ditanya apa yang sekarang sedang tren di kalangan lelaki di Indonesia? Jawabannya pasti batu akik. Hampir disepanjang jalan kini banyak orang menjajakan dagangan berupa batu yang dianggap mewah dan berharga. Baik, kali ini serupedia ingin mencoba menyelami lebih dalam tentang batu akik.

Asal Usul Batu Akik

Untuk mengetahui asal usul Batu Akik, awalnya bebatuan ini merupakan bagian dari batu permata yang terbentuk karena proses geologi. Dimana unsur-unsur yang terkandung di dalamnya terdiri dari satu ataupun beberapa material kimia yang memiliki harga jual tinggi dan banyak di cari oleh para kolektor. Pembentukan batu mulia bisa terjadi akibat metamorfosa, diferensiasi magma, atau sedimentasi. Seperti aktivitas magma di dalam perut bumi yang bersuhu lebih dari 1000 derajat celsius terus bergerak dalam mantel bumi. Di luar mantel bumi terdapat kerak yang tersusun lempengan yang saling bertumbukan hingga kemudian menyebabkan keretakan. Akibat adanya tekanan yang kuat dari dalam, maka magma akan mencari jalan ke luar permukaan bumi. Ketika cairan yang sangat panas dan bertekanan tinggi mulai naik, cairan tersebut akan melebur berbagai batuan lain yang ada. Pada saat itulah terjadi perubahan hidrotermal atau proses pelarutan.

Bebatuan akik akan terbentuk ketika larutan hidrotermal semakin mendingin karena adanya perubahan suhu yang disebabkan semakin dekat ke permukaan bumi. Dalam setiap pergerakannya menuju permukaan bumi, cairan tersebut akan mengisi rekahan, pori-pori batu, atau bahkan fosil kayu sehingga menjadi batu. Setelah terbentuk menjadi batu akik, maka warna dari batu bisa saja memiliki satu jenis warna, atau terdiri dari beberapa warna. Bahkan, bentuknya pun bisa beraturan ataupun tidak beraturan.

Pada dasarnya, batu permata dibedakan menjadi dua. Yaitu batu permata mulia, seperti intan, kemudian batu permata setengah mulia, seperti Ruby (Mirah Delima), Kecubung (Amethyst), Blue Saphir (Nilam), Mata Kucing (Cats Eye), Zambrud (Emerald), dll. Sedangkan di Indonesia, kita bisa menemukan 20 jenis batu mulia yang terdapat pada pulau Sumatera, tepatnya dari Aceh hingga Lampung. Seperti batu Hijau Lumut (Indocrase), kemudian batu Sungai Dareh yang banyak ditemukan di daerah Dharmasraya, Sumatera Barat. Di Pulau Jawa, dari daerah Banten hingga Trenggalek juga banyak ditemukan berbagai jenis batu permata. Sedangkan di Kalimantan, terutama di Martapura, batu Kecubung (Amethyst) adalah batu yang paling banyak ditemukan.

Nah, kalau kamu berencana ingin mencari batu akik yang cocok di pakai, selain dari faktor harga, tidak ada salahnya juga kamu mempertimbangkannya dari faktor warna. Karena setiap orang pasti memiliki perbedaan dari warna favorit. Pastinya satu sama lain memiliki warna kesukaan serta selera yang berbeda-beda. Selain itu, percaya atau tidak, ternyata masing-masing warna yang terdapat pada batu akik memiliki manfaat.

Fakta, sejarah dan Mitos 
1. Seperti batu mulia lainnya, batu akik juga memiliki beberapa fakta menarik dan mitos yang mengitarinya. Mari kita lihat di 10 fakta menarik tentang batu Akik.

2. Batu Akik mendapatkan namanya dari Sungai Achates di Sisilia, di mana ia dikatakan awalnya ditemukan. Sungai ini sekarang disebut Drillo Sungai tetapi memiliki kredit memberikan batu permata yang terkenal namanya.

3. Ada bukti untuk membuktikan bahwa batu permata ini sudah digunakan sejak 20000 SM sampai 16000 SM. Bukti sejarah menunjukkan bahwa orang-orang Zaman Batu di Eropa Barat menggunakan batu permata. Catatan menunjukkan bahwa pada 400 SM, batu permata ini digunakan oleh orang Yunani untuk membuat perhiasan dan manik-manik.

4. Menjadi batu permata dan terima kasih kepada kekerasan dan penampilan warna-warni kuno, itu adalah salah satu di antara bahan pertama akrab bagi umat manusia. Pada hari-hari kuno, diyakini bahwa mengenakan Batu Akik membuat pemakainya ramah, jujur ​​dan persuasif. Singkatnya, itu dianggap untuk memperluas perspektif hidup.

5. Dalam budaya Persia, batu permata itu dianggap efektif dalam mencegah badai. Ia percaya untuk meringankan pemakainya dari rasa haus. Berbagai budaya di seluruh dunia dianggap batu akik menjadi batu permata yang protektif.

6. Batu Akik dikaitkan dengan sifat kuratif tertentu juga. Hal ini dikatakan efektif untuk insomnia, alergi, penyakit kulit, stres dan banyak lagi.

7. Batu Akik mangkuk yang sangat terkenal di masa lalu. Mithradates, raja Pontus telah berharga tiga ribu mangkuk yang terbuat dari batu permata batu akik. Bahkan saat ini, beberapa koleksi batu akik mangkuk oleh keluarga kerajaan yang dipajang di museum negara-negara Eropa. Sumeria memiliki kredit menggunakan Batu Akik dalam pembuatan segel, manik-manik dan bentuk perhiasan lainnya.

8. Pada zaman kuno, orang-orang Arab dan Persia mengatur batu akik di jari cincin mereka. Batu Akik ini dilakukan ukiran dari Quran ayat atau beberapa tokoh simbolik, yang orang-orang percaya akan menyelamatkan mereka dari bahaya.

9. Batu Akik tampaknya memiliki beberapa arti khusus yang terkait dengan ulang tahun pernikahan ke-12 dan ke-14. Mereka berbakat untuk pasangan yang merayakan selesainya 12 atau 14 tahun hidup kawin.

10. Batu Akik warna yang berbeda tampaknya memiliki hubungan dengan berbagai sifat fisik dan mental. Setiap warna akik memiliki fitur tertentu dan karenanya orang-orang yang memakai batu akik, melihat keluar untuk warna yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan mereka. Batu permata ini dianggap sebagai batu permata yang bagus untuk kondisi yang berhubungan dengan kehamilan dan dikatakan untuk melindungi ibu dan anak.


Harga batu akik termahal di Indonesia

Batu akik atau batu cincin tergolong dalam aksesori, dan tergolong barang mewah apalagi dengan batu cincin yang harganya sangat tinggi, ada Batu Cincin Termahal yang harganya sampai puluhan juta. waw ini sangat spektakuler sekali tentunya , diibaratkan hanya sebuah cincin tetapi harganya begitu mahal, tetapi untuk kelas menengah kebawah juga jangan kawatir karena masih ada banyak jenis batu cincin yang harganya bisa disesuaikan dengan isi dompet.

1. Batu Permata Blue Safir


Batu Cincin yang pertama adalah Blue safir, tentunya batu ini memiliki aneka ragam jenis, tetapi untuk yang paling mahal harganya biasanya kurang lebih dipatok sekitar 90 jutaan.


2. Batu Permata Pigeon Blood Ruby


Untuk mendapatkan batu dengan warna merah yang elegan ini anda paling tidak harus merogoh kocek anda sekitar 37 juta rupiah dan jelas harga ini bisa berubah ubah sesuai dengan kondisi batu cincinnya

3. Batu Permata Star Ruby Tanzania


Tidak jauh beda dengan harga diatas, untuk batu cincin yang satu ini anda harus merogoh kocek sekitar 32 jutaan untuk dapat melingkarkan cincin ini di jemari anda.

4. Batu Permata Super Giant Green Fluorite


Tidak jauh beda pula dengan batu akik yang ini, harganya hampir menyerupai diatas sekitar 30 jutaan untuk menikmati keindahan batu hijau yang bening ini.

5. Batu Permata Sparkling London Blue Topas


Batu cincin yang satu ini harganya lumayan terjangkau bagi anda yang sangat menginginkannya cukup mengeluarkan uang sekitar 12 jutaan saja, sesuailah dengan kualitasnya.

6. Super Green Chalcedony


Batu cincin hijau yang halus dan bening ini dipatok seharga sekitar 8 jutaan saja. Bagi yang menginginkannya mungkin ini salah satu batu yang harganya paling terjangkau.

7. Batu Permata Green Safir


Nah ini ada yang sedikit lebih murah lagi dengan harga sekitar 6 jutaan saja, dengan merogoh kocek segitu anda bisa membawa batu cincin yang elegan dan garang ini. 

Khasiat atau Manfaat Batu Akik berdasarkan warna

Hijau

Efek warna hijau dari batu akik dipercaya dapat menumbuhkan kasih sayang, memperkuat jantung, memperkuat otot-otot syaraf dan juga dipercaya dapat mengurangi emosi yang bersifat negatif. Batu akik yang memiliki warna hijau misalnya seperti batu Giok, Zambrud, Peridot, Malasit Hijau, batu bacan, dan masih banyak lagi.

Biru Muda / Hijau Kebiruan

Manfaat dari warna ini dipercaya dapat menyehatkan bagian leher, tenggorokan, serta bagian bahu, kemudian selain itu batu akik dengan warna ini juga dipercaya dapat memperlancar berbicara atau bernyanyi, serta dapat menimbulkan rasa bijaksana. Batu yang memiliki warna dominan biru muda atau hijau kebiruan seperti Akuamarin, Pirus, Malasit Biru, Topas Biru, Kuarsa Biru, dan Turmalin Biru.

Biru / Biru Tua

Manfaat dari warna biru atau biru tua dari batu akik dapat menumbuhkan kebijaksanaan, memperkuat mata dan telinga, mengembangkan intuisi, memperkuat daya ingat, bahkan dipercaya juga dapat meningkatkan kepekaan terhadap dunia supranatural. Batu akik yang memiliki warna biru atau biru tua seperti Turmalin, Safir, dan Lapis Lazuli.

Ungu

Warna ungu dapat mengurangi rasa emosi yang bersifat negatif, menumbuhkan ketenangan, membantu pengembangan kebathinan yang bersifat positif, serta menambah daya stamina pada tubuh. Batu akik yang memiliki dominan berwarna ungu adalah Kecubung, serta Turmalin Ungu.

Kuning / Keemasan

Warna kuning atau keemasan yang dominan pada batu akik dipercaya dapat membantu memperkuat karakter maskulin dan memperkuat tubuh secara keseluruhan. Misalnya batu Topas Kuning, Citrin, Safir Kuning, dan Mata Kucing yang kekuningan.

Oranye

Warna Oranye atau merah Jingga pada batu mulia dapat memberikan khasiat untuk memperkuat vitalitas serta daya kreatif. Misalnya seperti batu permata Citrin, dan Carnelia.

Merah Jambu

Memiliki manfaat kehangatan dan ketulusan yang daman dan positif, kehalusan cinta, serta memperkuat daerah jantung. Warna merah jambu pada batu permata dihasilkan dari Kuarsa Rose, Turmalin, Garnet dan Koral.

Merah

Pengaruh dari warna merah pada batu permata dapat meningkatkan hawa panas, menambah tenaga tubuh secara keseluruhan karena akan mempengaruhi peredaran darah, dan dipercaya dapat membuat lebih giat dalam bekerja. Batu permata dengan dominan warna merah misalnya, Ruby, Mirah Siam, Jasper, Garnet dan Koral.

Cokelat

Batu permata yang memiliki warna dominan cokelat memiliki manfaat yang berkaitan pada bagian paha. Dapat menambah ketenangan, memperkuat bagian kaki dan paha. Misalnya batu Topas Cokelat, Tiger Eye, dan Jasper.

Abu-abu

Dipercaya dapat memperkokoh bagian kaki, menambah kesabaran, dan menjadi penyalur tenaga ke bumi. Batu permata dengan dominan warna abu-abu misalnya Mata Kucing, dan Badar Besi.

Hitam

Warna hitam pada batu permata dipercaya dapat memperkuat daya fokus, keteguhan, ketabahan, serta menambah ketenangan. Batu permata yang memiliki warna dominan hitam adalah seperti Koral Hitam, Onyx, Wulung, Safir Hitam, dan semua jenis batu yang memiliki warna dominan kehitaman lainnya.

Bagaimana? Percaya atau tidak, itulah beberapa khasiat dari setiap warna yang dominan pada batu permata. Ingat ya teman, fungsi dari penggunaan batu permata pada dasarnya hanya sebagai assesoris atau perhiasan saja. Di balik semua hal yang memiliki unsur-unsur lainnya kembali pada kepercayaan masing-masing. Karena segala yang ada di langit dan bumi adalah ciptaanNya. Jadi sebelum kamu memutuskan untuk memilih dan membeli batu permata, jangan sampai niatnya salah ya.


No comments:

Post a comment

Komen yang mengandung Spam akan kami detete