Konspirasi Menarik : Rothschild Dynasty - Money Maker


The House of Rothschild



"Give me control of a nation's money and I care not who makes it's laws" — Mayer Amschel Bauer Rothschild

If my sons did not want wars,there would be none” – Gutle Schnaper,Istri dari Mayer Amschel Rothschild

Dari kutipan kata diatas saja, ribuan orang telah tersinggung dan terbangun emosinya, jadi di harapkan apabila anda membaca dan ikut berargumen sebaiknya menggunakan akal sehat dan pikiran yang dingin. Jangan sampai termakan emosi dan terjebak dalam sebuah debat kusir yang tidak akan ada habisnya.

Pada akhir abad 18 ,eropa ada pada kondisi yang sangatlah berbeda dengan eropa yang kita kenal saat ini. Eropa kala itu merupakan sebuah benua dengan komposisi kerajaan kerajaan besar maupun kecil dari kerajaan inggris yang masih bertakhta hingga sekarang maupun kerajaan prancis yang di gulingkan pada abad itu. Pada masa itu mencuat seorang anak muda bernama Mayer Amschel Bauer yang nantinya akan berganti nama menjadi Mayer Amschel Rotschild, ia lahir di frankfurt pada tahun 1743, anak dari seorang pemberi pinjaman uang keliling, Moses Amschel Bauer, seorang pemberi pinjaman uang keliling dan juga perajin emas. Dalam masa muda nya Mayer Amschel Bauer sudah menunjukkan tingkat intelektual yang tinggi dan sang ayah mengajarkan dia semuanya mengenai bisnis peminjaman uang. Sebetulnya sang ayah berharap bahwa Mayer Amschel Bauer untuk menjadi seorang rabbi, semacam ustadz bagi penganut yahudi tetapi, kematian ayahnya yang tak terduga pada usianya yang ke-11 menghentikan impian ayahnya terhadap anaknya untuk menjadi rabbi. Beberapa tahun setelah kematian ayahnya, Mayer Amschel Bauer mulai bekerja di bank yang di miliki oleh Jakob Wolf Oppenheim di hannover.



Kemampuannya yang superior menjadikan karirnya berkembang dengan cepat,setelah beberapa tahun bekerja di bank itu. Mayer Amschel Bauer pada kembali ke kota kelahirannya dan membeli kembali usaha yang di dirikan ayahnya. Kekayaannya mulai berkembang secara cepat setelah dia mulai berbisnis koin langka, setelah mengetahui salah satu kenalannya yaitu General von Estorff yang di kenalnya waktu Mayer Amschel Rothschild bekerja di bank oppenheimer. Dari koneksi - koneksi yang di miliki oleh von Estorff, para pelanggan dari Mayer Amschel Rothschild beragam, dari masyarakat awam sampai ke tingkat pangeran - pangeran eropa. Untuk kemajuan usahanya Rothschild pun memohon perlindungan terhadap para pangeran pangeran lokal di sekitarnya, dia menulis surat untuk memohon perlindungan

.Berikut ini adalah salah satu kutipan surat yang ditulis dirinya :

"It has been my particular high and good fortune to serve your lofty princely Serenity at various times and to your most gracious satisfaction. I stand ready to exert all my energies and my entire fortune to serve your lofty princely serenity whenever in future it shall please you to command me. An especially powerful incentive to this end would be given me if your lofty princely serenity were to distinguish me with an appointment as one of your Highness' Court Factors. I am making bold to beg for this with the more confidence in the assurance that by so doing I am not giving any trouble; while for my part such a distinction would lift up my commercial standing and be of help to me in many other ways that I feel certain thereby to make my own way and fortune here in the city of Frankfurt."

Dan pada tahun 1769 akhirnya Rothschild bisa mendapatkan perlindungan dari Prince William of Hanau

Pada tahun 1770 dia menikah dengan Gutele Schnapper,yang masih berumur 17 tahun waktu itu dan memiliki 5 putra dan 5 putri.

Putra putranya adalah :
1. Amschel
2. Salomon
3. Nathan
4. Kalmann (Karl)
5. Jacob (James)

Di saat Prince William of Hanau harus di asingkan ke Schleswig-Holstein yang saat itu masih merupakan daerah Denmark, dikarenakan karena invasi oleh napoleon bonaparte ,terhadap Prince William of Hanau yang mendukung Prussia. Salah satu bisnis yang di tinggalkan oleh Prince William of Hanau kepada Rothschild untuk di urus adalah “persewaan tentara” dan salah satu pengguna jasanya adalah inggris yang pada waktu itu sedang menghadapi gejolak revolusi amerika.pada waktu Prince William kabur ke denmark ,dia meninggalkan 600.000 pounds kepada Rothschild untuk di jaga Ternyata Rothschild sangat berhasil dalam usaha yang di tinggalkan oleh prince william ini, pada saat kematiannya dia berhasil mengumpulkan $200.000.000, kekayaan terbesar di eropa pada waktu itu.

Mayer Amschel Rothschild menikahkan anak - anaknya dengan sepupunya sama seperti pernikahan keluarga kerajaan. Tapi pada akhir abad 19, pernikahan sudah tidak hanya intermarriage tapi sudah keluar, meskipun begitu calon pasangan yang di pilih pun tidak sembarangan seperti dari keluarga kerajaan, bangsawan atau klan klan terkenal di eropa lainnya.Kelima anaknya seperti yang sudah di sebutkan di atas, menyebar ke berbagai kota besar di Eropa untuk membuka bank cabang dan sekaligu memperbesar “kerajaan” Rothschild. Seperti Amschel Mayer membesarkan bank di frankfurt, Salomon Mayer di Wina, Nathan Mayer di London, Calmann Mayer di Naples (Napoli) dan Jakob Mayer di Paris.


Seharusnya sesuai dengan wasiat Mayer Amschel yang memegang tampuk kekuasaan adalah Amschel,sang anak pertama akan tetapi karena Nathan lebih ulung maka ia yang di pilih oleh keluarganya untuk menjadi kepala keluarga.


Pada umur 21 tahun Nathan Mayer Rothschild , pindah dari frankfurt untuk ke Manchester. Disana dia mendirikan bisnis tekstil dan keuangan, dari ke-5 anak Rothschild I , Nathan lah yang paling berkuasa dan paling kaya bahkan melebihi kekayaan dan kekuasaan keluarga banker yahudi lainnya ,seperti Montefiores dan goldschmit. Untuk mengukur besar kekuatannya,pada tahun 1833 ,Inggris sedang mengalakkan penghapusan perbudakan. Pada tahun 1835 Inggris meminjam uang dari Moses Montefiores dan Nathan untuk memberikan kompensasi para pemilik tanah untuk membebaskan budak budak dari perkebunan mereka. Kembali ke fokus Nathab, perjalanan bisnis nya di london di mulai dengan bisnis tekstil di manchester lalu pada tahun 1809 baru dia mulai berbisnis emas batangan dan itulah yang menjadi tulang punggung kekayaan Nathan di Inggris.Setelah itu semakin besarlah usaha yang di gerakkannya di inggris,pada tahun 1824 dia mendirikan Aliance Assurance Company (sampai sekarang masih berdiri dan bernama Royal & Sun Alliance) dengan Moses Montefiore.Tahun 1835 pemerintah spanyol memberikan kontrak kepada Nathan untuk melakukan pertambangan di Almaden yang terletak di spanyol bagian selatan,dan dengan adanya kontrak ini Nathan memonopoli perdagangan Merkuri di eropa.

Selama masa kejayaannya Nathan juga terlibat dalam banyak peristiwa penting di eropa,selain tentang penghabusan perbudakan di Inggris Nathan juga terlibat secara langsung maupun tidak langsung terhadap kelangsungan Napoleonic Wars (Battle of Waterloo merupakan salah satu dari rangkaian perang besar eropa selama 12 tahun yang melibatkan banyak negara seperti UK,Austria,Russia,Prussia,Spain,Portugal hingga kekaisaran Ottoman).Tapi apa keterlibatan Nathan dalam perang ini? dia bukan politikus dan juga bukan militer? Nathan dan keluarga bangsawan eropa lainnya terus mensupport dalam bentuk finansial terhadap Aliansi yang melawan Napoleon.

Mengapa Nathan begitu bernafsu dalam memberikan bantuan finansial terhadap inggris? tidak lain  karena harus ada harga yang di bayar dalam segala sesuatu nya, pengorbanan adalah hal pasti .Apabila Napoleon menang dalam perang ini, maka Prancis akan berjaya dan Inggris akan jatuh terseok seok sebagai pesakitan yang tak akan memiliki daya apapun dalam tahun tahun kedepannya ,sebaliknya apabila Inggris menang dalam pertarungan ini,maka inggris akan menjadi salah satu kekuatan yang tak terkalahkan dan akan memperbesar kekuasannya.

Hari hari terakhir perang Waterloo yang di tunggu tunggu adalah siapa pemenang dari perang ini pihak mana yang jadi pemenang dan mana yang jadi pesakitan,Keluarga Rothschild memanfaatkan agen agennya yang tersebar di seluruh eropa untuk menyebarkan berita dan mendapatkan informasi secara cepat cepat,konon katanya tanggal 15 juni tahun 1815 seorang agent Rothschild menyebrangi kanal yang memisahkan prancis dan inggris ,keesokan paginya di daratan inggris, Nathan sendiri sudah menunggu agent itu, setelah membaca laporan informasi Nathab pun dengan cepat kembali ke London dan langsung menuju ke Bursa Saham London.

Ia dan agennya menyebar isu bahwa Inggris akan mengalami kekalahan pada peperangan tersebut, sehingga terjadi kepanikan yang mengakibatkan para pialang saham menjual saham - saham yang beredar di seluruh inggris sebelum harganya jatuh bebas. Dikarenakan banyaknya saham yang dijual, harga saham di seluruh daratan inggrispun mencapai titik terendahnya. Nathan sudah tahu bahwa sebenarnya inggris akan memenangi pertempuran waterloo, ini adalah salah satu siasatnya untuk menguasai negeri tersebut. Saat diharga terendah, Nathan membeli semua saham yang ada dengan harga yang sangat murah, lalu beberapa pekan kemudian, inggris baru mendapat info tentang kemenangan pasukannya, inggrispun kebakaran jenggot, karena kemenangan inggris, harga saham di inggris meroket fantastis, dan tahukah siapa pemilik semua saham itu sekarang? Ya, keluarga rostchild atau khususnya Nathan sendiri. Sejak saat itu seluruh britania raya berhutang kepada Nathan, pajak pemerintah langsung mengalir ke pundi - pundi keuangan dinasti rostchild. Bisa dikatakan Nathan berhasil menguasai seluruh daratan inggris. Bisa disimpulkan ini adalah pencurian terbesar sepanjang masa oleh seorang bangkir.

referensi : kaskus, google, pengamatan pribadi penulis(vcr)