5 Inovator Ruang Angkasa Terbaik Abad 21

Halo Serupedians

Berbicara tentang Inovator mungkin pikiran Kita langsung tertuju pada inovator teknologi yang sukses merambah dunia komputer atau bisnis startup. Namun ternyata tidak sedikit orang yang menggeluti bidang ruang angkasa dan mendirikan perusahaan yang boleh dibilang menjadi pelopor bagi terciptanya wisata luar angkasa yang selama ini dianggap mustahil oleh kebanyakan orang.

Berikut serupedia akan mengulas tentang 5 Inovator Ruang Angkasa Terbaik Abad 21 versi space.com

1. Elon Musk - SpaceX


Elon Musk adalah tokoh bisnis, penemu, dan industrialis Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri dan CEO SpaceX. Setelah mengikuti kuliah perdagangan di Queen's School of Business selama dua tahun, Musk mendapatkan gelar sarjana ekonomi dari the Wharton School of the University of Pennsylvania dan sarjana fisika. Ia mendirikan SpaceX, Tesla Motors, dan ikut mendirikan PayPal

Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX) adalah perusahaan transportasi luar angkasa Amerika Serikat yang didirikannya sangat berkemabang pesat. Perusahaan ini telah mengembangkan roket Falcon 1 dan Falcon 9, keduanya dibangun dengan tujuan menjadi kendaraan peluncuran yang dapat dipakai ulang. 

SpaceX juga mengembangkan wahana antariksa Dragon. Awalnya perusahaan ini berbasis di El Segundo, SpaceX kini beroperasi di Hawthorne, California. Menumpang roket Falcon 9, wahana antariksa Dragon berhasil mengangkasa melalui Complex 40, Stasiun Angkatan Udara Amerika Serikat Cape Canaveral Florida, pada pukul 10.52 waktu setempat.Setelah lebih dari 3 jam, pesawat antariksa Dragon kembali memasuki atmosfer bumi dan mendarat di Samudra Pasifik, 805 km dari pantai Meksiko.

2. Robert Bigelow - Bigelow Aerospace


Pengusaha Robert Bigelow memiliki jaringan hotel Budget Suites of America, tapi dia tidak puas hanya menyewakan kamar di Bumi - dia memimpin sebuah perusahaan yang menyewakan kamar di ruang angkasa. Dari ide tersebut dia kemudian mendirikan perusahaan bernama Bingelow Aerospace.

Bigelow Aerospace d didanai oleh Bigelow yang dicapai melalui kepemilikannya terhadap jaringan hotel Budget Suites of America. Tahun 2006, Bigelow telah menginvestasikan US$75 juta di perusahaan itu. Bigelow menyatakan bahwa ia mempersiapkan mendanai Bigelow Aerospace dengan US$500 juta hingga 2015.

Sebuah model yang dapat diperluas adalah struktur luar angkasa yang memiliki kulit luar fleksibel, memudahkan konservasi diameter untuk peluncuran dan berat seluruhnya. Setelah di orbit, modul ini mengembang agar astronot dapat bekerja, bermain dan menetap. 

Modul yang dapat diperluas awalnya direncanakan dan dirancang oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat dibawah program Transhab. Setelah pembatalan program Transhab, Bigelow Aerospace memasuki tiga perjanjian Space Act dimana Bigelow Aerospace adalah pembuat sejumlah teknologi modul luas kunci NASA.

3. Richard Branson - Virgin Galactic


Sir Richard Charles Nicholas Bransona atau yang lebih dikenal Richard Branson adalah seorang industrialis asal Inggris, yang dikenal karena telah mendirikan 360 perusahaan di bawah bendera Virgin Group.

Branson sukses mendirikan bisnis pertama kali pada umur 16 tahun, ketika ia mempublikasikan sebuah majalah bernama Student.Ia mendirikan sebuah bisnis audio record mail-order pada tahun 1970. Pada 1972, ia membuka ritel toko kaset, Virgin Records, yang kemudian menjadi Virgin Megastores. Merek Virgin yang diciptakan Branson tumbuh dengan pesat pada tahun 1980-an setelah ia mendirikan Virgin Atlantic Airways dan melakukan ekspansi untuk Virgin Records.

Setelah sukses dengan berbagai bisnis yang dibangunnya, kemudian Ia merambah ke dunia bisnis ruang angkasa dengan mendirikan Virgin GalacticBranson mengepalai perusahaan ini, yang berencana untuk mengajak pelanggannya untuk pergi ke angkasa dengan biaya yang sukarela. 

Selain itu, kegiatan perusahaan ini adalah menyediakan wahana antariksa suborbital untuk kepentingan wisata luar angkasa, meluncurkan wahana suborbital untuk misi sains luar angkasa, dan meluncurkan satelit-satelit kecil. Pada masa depan, Virgin Galactic juga berencana untuk menyediakan wahana antariksa berawak orbital. Wahana Virgin Galactic diluncurkan dari sebuah pesawat udara 'Buddy'.

4. John Carmack - Armadillo Aerospace


John Carmack merupakan seorang programmer yang sangat handal dan memiliki kualitas tinggi dalam bidang ini. Dia menghasilkan banyak uang setelah bergabung dengan id Software, perusahaan di balik game video Doom and Quake yang sangat populer. Setelah sukses, Kemudian ia tertarik untuk membuat perusahaan ruang angkasa dengan mendirikan Armadillo Aerospace pada tahun 2000.

Armadillo saat ini sedang mengembangkan sistem roket modular, dengan tujuan membawa warga sipil pertama ke ruang suborbital, dan akhirnya bisa mengorbit. 

Perusahaan ini telah memiliki banyak kesuksesan sejauh ini. Pada tahun 2008, mengeluarkan dana sekitar $ 350.000 untuk memenangkan Level 1 dari Northrop Grumman Lunar Lander Challenge yang disponsori oleh NASA, yang mengharuskan pesawat luar angkasa untuk menyelesaikan berbagai tugas.


Kesuksesan ini membuat Armadillo sukses membuka penerbangan subkelasital Space-tourism firm Space Adventure, yang akan mengenakan biaya sekitar $ 102.000 per kursi.

5. Peter Diamandis - X Prize Foundation


Peter Diamandis adalah pelopor ruang angkasa pribad yang telah bertahun-tahun bekerja untuk meningkatkan dan memperbaiki akses terhadap ruang angkasa. Pada 1990-an, Diamandis mendirikan Zero G Corporation, sebuah perusahaan yang membawa penumpang ke Boeing 727 yang terbang dengan busur parabola. 

Berkat kesuksesannya tersebut, Ia kemudian mendirikan X Prize Foundation, yang berusaha memacu kemajuan besar umat manusia melalui pemberian uang tunai yang besar. Hadiah Ansari X Foundation menawarkan $ 10 juta kepada tim swasta pertama yang didanai untuk menempatkan kendaraan berawak di angkasa dua kali dalam rentang waktu dua minggu. 

Pada tahun 2004, sebuah tim yang dipimpin oleh pendiri Microsoft Paul Allen dan insinyur aerospace Burt Rutan memenangkan hadiah tersebut dengan SpaceShipOne-nya.



No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.