5 Tempat Indah yang Harus Dikunjungi Sebelum Benar-Benar Punah

Halo Serupedians

Kondisi bumi yang semakin tua banyak mengakibatkan banyaknya tempat di bumi yang diprediksi akan mengalami kepunahan. Salah satu penyebabnya adalah adanya pemanasan global yang semakin hari semakin mengancam.

Hal yang paling menyedihkan adalah akan banyak tempat-tempat yang indah di dunia yang harus punah karena hal tersebut. Berikut serupedia akan mengulas tentang 5 Tempat Indah yang Harus Dikunjungi Sebelum Benar-Benar Punah. 

1. Venesia, Italia


Acqua alta berarti "air tinggi" dalam bahasa Italia, dan ungkapan inilah yang digunakan orang Venesia untuk menggambarkan arus pasang surut yang membanjiri kota ini. Pada beberapa abad yang lalu, frekuensi acqua alta meningkat dari kurang 10 kali setahun menjadi lebih dari 60 kali dalam setahun. Hal inilah yang membuat banyak orang bertanya-tanya berapa lama lagi Venesia dapat bertahan di atas air.

Meningkatnya air laut bukanlah satu-satunya masalah yang dihadapi oleh Venesia. Pada abad ke-20 lalu, pemompaan air tanah yang berlebihan membuat kota ini "tenggelam" sekitar 2 milimeter per tahun, meskipun jumlah tersebut melambat menjadi sekitar 0,8 inci setiap tahun, menurut sebuah laporan tahun 2012.

2. Tundra Alaska


Pemanasan global yang terjadi memanaskan Arktik dua kali lebih cepat dari bagian dunia lainnya. Hal ini berarti tundra utara Alaska yang memiliki panorama indah bisa lenyap sama sekali jika suhu terus meningkat. 

Masalah yang timbul dari pemanasan global yang terjadi ditempat ini adalah akan ruskanya ekosistem secara keseluaruhan. Hal ini berakibat akan semakin lenyapnya tempat ini. 

3. Taman Nasional Gletser Montana


Kurang dari 100 tahun yang lalu, ada sekitar 150 gletser yang berserakan di Glacier Park di Montana. Namun Sekarang jumlahnya berkurang yakni hanya 39 yang tersisa, dan gletser tersebut diperkirakan akan hilang pada 2030, mungkin akan lebih awal dari dari perkiraan. 

Pemanasan global yang terjadi telah mengurangi ukuran gletser hingga 85 persen sejak 1966, menurut data yang dikeluarkan oleh Survei Geologi A.S. dan Portland State University.

"Hilangnya seluruh lapisan es di taman dapat memberi dampak ekologis yang sangat luar biasa untuk seluruh hampir spesies yang berada disini" menurut ilmuwan utama USGS Dr. Daniel Fagre dalam siaran persnya yang dilansir mnn.com.

Baca Juga : 5 Taman Bunga Paling Indah di Eropa

4. Gletser Patagonia, Argentina



Gletser Patagonia yang terkenal dengan julukan 'raksasa putih'. Namun keberadaanya saat ini pun terancam punah karena pemanasan global yang terus terjadi.

Serbanyak 50 gletser telah mengalami pencairan karena kenaikan suhu dan penurunan curah hujan. Dan berita buruk bagi manusia dan hewan yang berada disana adalah karena daerah ini adalah reservoir air tawar terbesar ketiga di dunia.

5. Pegunungan Alpen



Pegunungan Alpen merupakan nama pegunungan besar di Eropa yang membentang dari Austria dan Slovenia di timur, melalui Italia, Swiss, Liechtenstein, dan Jerman, sampai ke Perancis di barat. Namanya mungkin berasal dari bahasa Latin albus (putih) atau altus (tinggi). Gunung tertinggi di Alpen adalah Mont Blanc dengan ketinggian 4.808 m di perbatasan Perancis-Italia.

Keindahan pegunungan ini diprediksi akan segera berakhir dalam 40 tahun mendatang. Gletser yang menakjubkan tersebut diprediksi akan hilang pada tahun 2050. Rata-rata sekitar tiga persen es hilang setiap tahunnya. 

Hilangnya gletser, menurut National Geographic, akan mengubah pasokan air minum dan irigasi. Hal ini juga akan menyebabkan batu jatuh lebih banyak, dan melumpuhkan industri ski Eropa.

Baca Juga : 5 Teori yang Menyatakan Penyebab Punahnya Dinosaurus

No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.