4 Penyebab Utama Skripsi Tak Kunjung Selesai

Halo Serupedians

Skripsi adalah bagian terpenting dalam menentukan mahasiswa menjadi sarjana yang diakui. Pada fase ini hambatan dan tantanganannya sangat berat. Tak semudah membalikan telapak tangan. Mahasiswa harus mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk menyelesaikan hal yang satu ini. Banyak kasus membuktikan, bahwa skripsi tak kunjung usai walau sudah berdarah-darah mengerjakannya. 



Nah, kali ini serupedia akan sedikit mengulas 4 Sebab Utama Skripsi Tak Kunjung Selesai versi Serupedia.

1. Dosen menyebalkan dan seenaknya

Ada kalanya, kita Sudah niat bikin skripsi sampai berdarah-darah, tapi dosen pembimbing-nya menyebalkan. Sudah janjian besok mau ketemu di kampus untuk jadwal bimbingan. Kita udah lembur nggak tidur semalaman menulis 3 bab, dan jreng..jreng..jreng.. 

Keesokan harinya, ketika kita sudah sampai kampus dengan mata merah, badan pegel dan kepala pusing, ada SMS masuk :
Maaf. Saya ada urusan mendadak, jadi harus ke luar kota. Istri saya ngajak jalan-jalan ke Bali. Jadwal bimbingannya kita atur lagi untuk minggu depan yaa.. Eh, atau bulan depan aja deh. Minggu depan anak saya ngajak jalan-jalan ke Singapore. Atau kalau kamu punya duit, kita ketemunya di Singapore aja gimana?? Eh..tapi emang kamu punya duit buat ke Singapore? Gak punya kan..?! Yauda deh..bimbingannya bulan depan aja ya…"

Hal ini tentu sangat membuat frustasi dan membuat kita menjadi mengerutkan dahi. Membuat jadi tak semangat lagi jika sering seperti ini. 

Tips dari serupedia : Carilah dosen pembimbing yang bijaksana dan sangat mengerti kebutuhan mahasiswa. Memiliki sifat down to earth dan egaliter.

2. Banyaknya cobaan dan godaan menarik

Menulis skipsi itu berat dan berliku. Beragam godaan dan cobaan datang silih berganti. Mulai dari malas, ajakan teman untuk main ngeceng, pacaran, siaran langsung Liga Champion, zynga poker, Pro Evolution Soccer, laptop ngadat, printer macet, mati listrik, sampai Dosen pembimbing yang menyebalkan. Sangat kompleks bukan?

Tips dari serupedia :  tetapkan tujuan/target yang ingin kamu capai setelah lulus nanti, agar motivasi kamu dalam menyusun skripsi terlecut. Misalnya, setelah lulus, kamu ingin mulai membangun usaha, jadi pengusaha muda sukses kaya raya, membuka ribuan lapangan pekerjaan baru, memperoleh penghargaan dari Pemerintah, mengakusisi perusahaan-perusahaan Bakrie, kemudian menikahi Sandra Dewi (atau KK Dheeraj buat yang cewek), nyalon jadi anggota DPR, dan hidup bahagia sampai akhir hayat. Dijamin, kalau kamu punya tujuan/target jangka menengah/panjang seperti ini, kamu akan lebih termotivasi untuk segera menyelesaikan skripsi. 

3. Adanya pikiran negatif dan kebanyakan berpikir

Pikiran negatif yang terus menerus diulang, bisa menjadi pemicu depresi. Padahal, hal-hal negatif yang ditakutkan itu baru ada di pikiran, belum menjadi kenyataan. Yes..You’ve created a problem that wasn’t even there in the first place. Well, skripsimu gak akan pernah selesai kalau begini terus. Jangan terus terbebani dengan pikiran-pikiran negatif. Depresi karena gagal menyusun skripsi, terdengar sangat payah.

Tips dari serupedia : Kamu harus mulai bergerak. Sekarang juga. Buang semua pikiran negatif. Buang semua anggapan bahwa menulis skripsi itu sulit. Tanamkan di pikiranmu, menulis skripsi itu mudah..!! 

4. Terlalu banyak membuang waktu dan keasyikan mager

Nulis dan menyusun skripsi itu sama saja dengan menjalani LDR (Long Distance Relationship). Niat saja tidak cukup kalau mau terus bertahan. Kamu harus punya komitmen. Komitmen kuat untuk benar-benar menjalaninya agar berujung pada akhir yang bahagia. Banyak membuang waktu adalah faktor utama mengapa skripsi itu tak kunjung selesai. 

Kalau tidak.. yahh, sama seperti LDR, niatmu hanya akan tetap menjadi niat. Kandas di tengah jalan. Melanjutkan proses menyusun skripsi akan selalu ada di to-do-list mu setiap hari, tapi tetap saja tanpa progress yang berarti dari waktu ke waktu.

Tips dari serupedia : Tanamkan tekad kuat untuk tidak menyia-nyiakan waktu. Buat jadwal menulis skripsi dan melakukan penelitian. Dan yakini bahwa masa depanmu akan lebih indah.

Baca Juga : 5 Tips Untuk Mengembangkan Hobi Menulis Anda

No comments:

Komen yang mengandung Spam akan kami detete

Powered by Blogger.